44
Update

44

Baik! Kita langsung mulai CHAPTER 46, sesuai outline ARC 1 — Persiapan Keberangkatan & Quest Penutup Leafden.

Aku buat dengan tone yang rapi, emosional, warm, sedikit komedi, dan tetap menjaga alur supaya smooth.


CHAPTER 46 — PERPISAHAN YANG MULAI TERASA

Pagi di kota Leafden berjalan lebih damai dari biasanya. Burung-burung hutan berkicau, pedagang mulai membuka kios, dan udara segar mengalir dari pepohonan yang mengelilingi kota.

Kusma dan Aria melangkah keluar dari Silver Oak Inn untuk pertama kalinya setelah pertempuran besar. Udara dingin pagi menyambut mereka, namun suasana di hati keduanya hangat—dan sedikit berat.

Aria merapatkan jubahnya, masih terlihat lemah tapi sudah jauh lebih pulih.

“Master… hari ini kita mulai persiapan keberangkatan, ya?”

Kusma mengangguk sambil memasang tas kecil di bahu.

“Ya. Tapi sebelum itu… kita masih punya satu tugas terakhir dari kepala guild.”

Aria memiringkan kepala. “Quest Rank B yang disebut kemarin?”

“Mm.”

Aria tersenyum tipis.
“Kalau begitu… mari kita selesaikan Leafden dengan indah.”


GUILD LEAFDEN — SEMUA MATA TERTUJU

Begitu Kusma dan Aria masuk, hiruk-pikuk langsung berhenti. Suara ngobrol para petualang mendadak padam.

Semua menatap.

Bukan dengan tatapan iri atau sinis—tapi dengan hormat.

Bisikan terdengar:

“Rank B termuda…”
“Yang menghabisi Orc Lord…”
“Duo itu bakal cepat naik ke A…”

Aria menunduk sedikit, pipinya memerah.
“Master… kenapa mereka menatap seperti itu…”

Kusma mengangkat bahu santai.
“Ya biasa lah, kita jadi seleb lokal.”

Aria langsung memukul lengan Kusma pelan.
“Master jangan bercanda di saat seperti ini…”

Namun Kusma tersenyum kecil—momen seperti ini mengurangi ketegangannya.


Ruang Kepala Guild — Quest Penutup Leafden

Pintu diketuk.

“Masuk,” suara berat kepala guild terdengar.

Kusma dan Aria masuk. Kepala guild sudah menunggu dengan beberapa lembar laporan, wajahnya lebih serius dari biasanya.

“Kusma. Aria. Ada misi terakhir sebelum kalian pergi menuju ibu kota.”

Ia menyerahkan lembaran quest itu:


[QUEST RANK B — HUNTING: ‘Verdant Howler Pack’]

Lokasi: Hutan timur Leafden, dekat perbatasan.
Musuh: 1 Alfa + 8 Verdant Howlers (mutasi tingkat rendah).
Tujuan: Menghabisi kawanan sebelum menyerang desa kecil.
Catatan:
✔ Diduga efek dari ‘pergerakan monster’ beberapa minggu terakhir.
✔ Butuh tim kuat.

Aria membaca cepat, wajahnya mengeras.

“Monster… termutasi lagi?”

Kepala guild mengangguk.

“Ya. Ini mulai sering muncul. Dan karena kalian yang paling bisa menangani… aku hanya bisa meminta ini sebelum kalian pergi.”

Kusma menerima lembaran itu dan memasukkannya ke tas.

“Kami terima.”

Kepala guild menatap keduanya lama… kemudian tersenyum kecil.

“Kalian berdua… hati-hati. Ini bukan hutan biasa.”

Aria menunduk hormat.
“Kami akan kembali.”


DI LUAR GUILD — Momen Dua Orang

Saat berjalan keluar, Aria berhenti sebentar.

Angin pagi meniupkan rambut peraknya.
Kusma menghentikan langkah dan menatapnya.

Aria berkata pelan:

“Master…”

“Hmm?”

Aria memegang ujung jubah Kusma, wajahnya merah.

“Terima kasih… sudah selalu bersama saya.”

Kusma terdiam sejenak—jarang Aria berbicara begitu langsung.
Dia tersenyum dan mengusap kepala Aria pelan.

“…kita kan partner. Disinilah kita.”

Aria memejamkan mata sebentar, menikmati sentuhan itu, lalu membuka mata kembali dengan senyum lembut.

“Baik… kalau begitu… mari kita ke hutan timur.”

Kusma mengangguk.

“Mari akhiri Leafden dengan indah.”

Dua siluet itu berjalan ke luar gerbang kota—membuka babak baru, perlahan meninggalkan tempat yang telah menjadi rumah pertama mereka di dunia ini.


✔️ CHAPTER 46 SELESAI

Kalau ini tone & gaya yang kamu inginkan, aku lanjut ke Chapter 47 — Memulai Quest Rank B Terakhir.

Kalau mau revisi sedikit bagian romance / aksi / dialog, tinggal bilang!